Sering Keliru, Ini Perbedaan Gejala Campak dan Alergi ?
Spread the love

RS AR Bunda Lubuklinggau – Karena punya gejala yang serupa, banyak yang mungkin belum tahu perbedaan campak dan alergi. Padahal, keduanya jelas merupakan kondisi yang berbeda.

Dari segi gejala, meski mirip, ada beberapa karakteristik yang berbeda dari campak dan alergi. Selain itu, penyebab dari kedua kondisi ini juga berbeda. Jika campak terjadi akibat virus yang menular, alergi tidak menular.

Perbedaan Gejala Campak dan Alergi
Campak dan alergi memiliki perbedaan dalam banyak hal, terutama gejalanya. Tanda dan gejala campak muncul sekitar 10 hingga 14 hari setelah terpapar virus. Tanda dan gejala campak biasanya meliputi:


Sementara itu, reaksi alergi yang parah (biasanya terhadap makanan, sengatan serangga, dan obat-obatan) dapat menyebabkan gejala berikut:

Dari pemaparan tadi, meski gejalanya mirip, perbedaan campak dan alergi sebenarnya cukup jelas. Terutama kemunculan gejalanya. Jika gejala alergi dapat muncul segera setelah berkontak dengan alergen, gejala campak butuh waktu beberapa hari hingga muncul.

Perbedaan Penyebab Campak dan Alergi
Selain dari segi gejala, campak dan alergi juga memiliki perbedaan dalam hal penyebab. Apa saja perbedaannya?

  1. Penyebab Campak
    Campak adalah penyakit yang sangat menular. Penyebabnya adalah virus yang ditemukan di hidung dan tenggorokan anak atau orang dewasa yang terinfeksi.
    Ketika pengidap campak batuk, bersin, atau berbicara, tetesan infeksi menyebar ke udara, di mana orang lain dapat menghirupnya. Tetesan infeksi dapat bertahan di udara selama sekitar satu jam.
    Tetesan infeksi juga dapat mendarat di permukaan, di mana mereka dapat hidup dan menyebar selama beberapa jam. Kamu bisa tertular virus campak ketika memasukkan jari ke dalam mulut atau hidung atau mengucek mata setelah menyentuh permukaan yang terinfeksi.
    Kabar baiknya, penyakit ini bisa dicegah dengan vaksinasi campak.

2. Penyebab Alergi
Jika campak terjadi akibat virus, alasan pasti alergi berkembang tidak jelas, tetapi beberapa zat umumnya menyebabkan reaksi alergi. Orang yang memiliki alergi biasanya alergi terhadap satu atau lebih hal berikut: Bulu hewan peliharaan, seperti jenis dari kucing atau anjing, Sengatan lebah atau gigitan serangga lain, Makanan tertentu, termasuk kacang-kacangan dan kerang, Obat-obatan tertentu, seperti penisilin dan aspirin, Tumbuhan tertentu, Serbuk sari dan Tungau debu.

Cara Mencegah Campak dan Alergi
Penyebab campak dan alergi yang berbeda, tentu saja upaya pencegahannya juga tidak sama. Seperti apa cara mencegah campak dan alergi?

  1. Pencegahan campak
    Mendapatkan vaksinasi adalah cara terbaik untuk melindungi diri dari infeksi dan penularan terhadap campak. Vaksin campak merupakan vaksinasi rutin yang diberikan kepada anak-anak di seluruh dunia. Vaksin campak biasanya diberikan dalam dua dosis.

Anak-anak dianjurkan untuk mendapatkan dosis pertama saat berusia 12 hingga 15 bulan dan dosis kedua saat berusia 4 hingga 6 tahun. Vaksin campak merupakan vaksin kombinasi yang juga melindungi terhadap penyakit gondongan dan rubella (vaksin MMR) atau penyakit gondongan, rubella, dan varicella (vaksin MMRV).

  1. Pencegahan alergi
    Cara mencegah alergi lebih kompleks mengingat penyebabnya lebih variatif. Apalagi jenis alergi juga banyak. Beberapa tindakan pencegahan alergi yang secara umum bisa dilakukan adalah sebagai berikut: Menghindari allergen, Minum obat dapat membantu untuk mengelola gejala.
    Jika kamu berisiko mengalami anafilaksis, selalu bawa injektor otomatis epinefrin. Epinefrin adalah satu-satunya pengobatan untuk reaksi alergi yang parah. Ini hanya tersedia melalui resep dari dokter.
    Membuat catatan, kapan gejala muncul, dan apa yang bisa membantu mengatasinya.
    Itulah pembahasan mengenai perbedaan gejala, penyebab, serta langkah pencegahan campak dan alergi. Perlu diketahui kalau anak-anak adalah kelompok usia yang rentan terinfeksi campak. Itulah sebab Pentingnya Pemberian Vaksin Campak pada Anak.

Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala campak atau alergi seperti yang tadi dijelaskan, segera periksakan diri ke Dokter Spesialis Anak di Rumah Sakit AR. Bunda Lubuklinggau, Agar mudah dan cepat, silahkan Daftar melalui Whatsapp di 0822-822-999-29.

POLI ANAK

PoliklinikDokterHariJam
Anakdr. Ricky Pebriansyah, Sp.A, M.Ked.KlinSenin – Jumat
10.00 WIB – 14.00 WIB

Sabtu14.30 WIB – 21.00 WIB
dr. Fitri Sp.ASenin – Jumat
19.00 WIB – 21.00 WIB
Sabtu10.00 WIB – 14.00 WIB
dr. Eka Rahmawati, Sp.Asenin – Jumat15.00 WIB – 18.00 WIB
Ket :
*Jadwal Sewaktu waktu bisa berubah-ubah, Jika ada penambahan & perubahan ,Maka akan kami infokan kembali.
*Tanggal merah dan libur nasional layanan poli tutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *